CELOTEHRIAU--Juru taktik asal Selangor Malaysia, Raja Isa Bin Raja Akram Shah , telah memutuskan hengkang dari tim Liga 2 2020, PSPS Riau, dan bergabung ke klub Liga Premier Bangladesh (BPL), Muktijoddha Sangsad KC.
Keputusan berat itu diambil pelatih berlisensi A Pro ini karena keberlangsungan kompetisi Liga 2 Indonesia yang masih belum pasti.
Mantan pelatih UiTM FC ini memohon doa dari para suporter PSPS Asykar Theking dan Curva Nord dan masyarakat Riau agar bisa berjaya membawa tim yang memaksimalkan pemain-pemain muda yang rata rata berusia 19 sampai 23 tahun .
Tim yang bakal dilatih, Raja Isa ini juga diperkuat dua pemain yang pernah merumput di Liga Indonesia, Christian Bakamenga (eks Persib) dan Kato Yusuke (eks Gresik).
"Saya sangat berterima kasih dan apreasiasi kepada managemen PSPS yang mendukung dan support saya untuk melanjutkan karir di Bangladesh," kata Raja Isa via selulernya, Jumat (25/12/2020).
Pelatih yang terkenal ramah dan bersahaja ini dijadwalkan terbang ke Bangladesh pada 27 Desember 2020 mendatang.Ia pun mengaku sudah menyiapkan segqla administrasi sebagai syarat penerbangan.
Bahkan keberadaannya di Bangladesh bakal membuka peluang anak-anak Indonesia khususnya Riau berkiprah di luar negeri.
"Prinsip saya di mana bumi dipijak disitu langit dijunjung.PSPS seperti rumah sendiri.Jika ada kesempatan dan peluang saya akan memboyong pemain-pemain PSPS musim 2019 2020. Karena saya menilai mereka mampu asal berani siap melalui tantangan diluar .Apalagi mereka punya skil dan teknik atau ball mastery yang baik..Dan pemahaman bagaimana. Bermain HOW TO PLAY," kata Raja Isa.
Lalu siapa saja yang bakal diboyong? Jika memang ada kesempatan, nama-nama
Calvin Hagemore dan Rioberto Elfrado Sauyai asal Papua Barat , Yudi Aditya Pratama, Redo Renaldi asal Riau dan Tri Oka asal Padang .
" Mereka saya nilai mampu bermain di luar negeri.Termasuk Assistant Pelatih Goalkeeper Fauzan Mubarak sangai berkemungkinan saya rekomendasi untuk ikut membantu saya menangani tim," tutupnya.
